Membeli Oven Tangkring

Ini pengalaman kami–aku, umminya Aufa dan tentu saja jagoan kecilku, Aufa–mencari oven di pasar Kebayoran Lama liburan Kamis kemarin, siapa tahu bisa bermanfaat bagi yang juga sedang mencari-cari alat pemanggang kue dan roti ini.

Kami sebut oven tangkring karena begitulah nama yang banyak diberikan di blog-blog yang sempat saya kunjungi untuk mendapatkan referensi harga sebelum membelinya. Bisa juga disebut oven kaleng, karena terbuat dari lembaran seng atau alumunium, atau oven kompor, karena cara menggunakannya ditangkringkan di atas kompor. Boleh jadi nama tangkring ini muncul karena posisinya yang harus ditangkringkan di atas kompor tadi.

Kami membelinya di lantai 2 pasar Kebayoran Lama, satu lantai dengan Ramayana departement store. Tadinya sempat ragu juga karena dari oven-oven yang dipajang tidak ada dari merek yang kami cari, Hock. Tapi setelah tanya-tanya ke penjualnya dia juga menyediakan oven yang kami maksud. Barangnya bisa diambil, katanya, asal harganya cocok. Tak apalah dicoba, pikir kami, karena selama ini susah juga untuk mendapatkan barang yang kami maksud.

Dari awal kami memang sudah menetapkan bahwa oven yang akan kami beli adalah oven Hock nomor 3 dengan model yang ada tempat arangnya di bagian atas. Alasan kami sederhana, merek ini sudah teruji kualitasnya karena dulu kami pernah memakai kompor minyaknya, kokoh dan anti karat karena bahannya tebal dan dari alumunium, dan yang juga penting, ada penunjuk suhunya. Lagi, kami juga pernah punya oven seperti ini yang terbuat dari seng, sehingga ada keinginan untuk meningkat tentunya :). Hal ini memudahkan kami ketika sampai di pasar, langsung terfokus pada barang yang mau dibeli.

Kohnya memberikan harga 300 sekian ribu untuk yang nomor 3 dan 200 sekian ribu untuk yang nomor 4, kami lupa tepatnya. Setelah kami tawar-tawar akhirnya dia mematok 270 ribu untuk nomor 3 dan 220 ribu untuk nomor 4. Sekali lagi setelah melalui proses tawar-menawar, akhirnya kami berhasil membawa oven yang kami idam-idamkan, oven Hock nomor 3 dengan model yang ada tempat arangnya di bagian atas, dengan harga 265 ribu.

Tambahan info per 24 April 2010:
Saya kuatir tempat beli oven ini termasuk lokasi yang terbakar pada peristiwa kebakaran pasar Kebayoran Lama belum lama ini, meskipun saya belum sempat kesana lagi sejak kabar kebakaran itu.

, , , , , , , , ,

  1. #1 by jugar juegos de futbol on 1 Oktober 2014 - 7:15 am

    by dazzling marketing pattern, we can see that compared with
    the last World Cup, the tournament appliance marketing companies approach has the following three features:
    a more “international”, highlighting the brand personality and “experiential marketing. Winning is obviously the name of the game in big-time college football, but Saban and his teams focus on the process. We do not want to run into a challenge as time goes on where the youngsters simply want to take a seat home as well as take in junk food as well as sit on right now there grows. This practice drill is intended to increase reaction speed and the ability to quickly change directions.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: